Lagi, Pengedar Obat Dibekuk di Kabupaten Cirebon Dibekuk

oleh -79 views
pengedar-obat-farmasi-kabupaten-cirebon
Obat-obatan sebagai barang bukti. FOTO: ISTIMEWA/RADAR CIREBON

CIREBON– Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon kembali meringkus pengedar obat sediaan farmasi tanpa izin. Kali ini yang diciduk adalah AH (19) asal Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.

Ia diamankan oleh polisi di jembatan Desa Babadan, Kecamatan Gunung Jati, Minggu (10/1).

Penangkapan terhadap tersangka bermula dari penyidik yang mendapatkan informasi dari masyarakat kalau AH telah menjual obat-obatan tanpa izin edar.

Baca Juga: Pecah Ban, Truk Kecelakaan di Tol Palikanci

Dari laporan itu, penyidik pun turun ke lapangan. Mereka kemudian memantau pergerakan tersangka. Setelah satu minggu diikuti, penyidik kemudian mengetahui kalau AH membawa obat tersebut.

Dan ketika diketahui sedang nongkrong di jembatan Desa Babadan, langsung disergap.

“Ia sudah kita jadikan target operasi (TO). Saat terindikasi akan menjual obat keras terbatas (OKT) kita sergap dan geledah. Penangkapan Minggu dini hari (10/1) sekitar pukul 00.30 WIB. Dari dia itu kami berhasil mengamankan puluhan butir obat,” kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi melalui Kasat Narkoba Kompol Sentosa Sembiring, kemarin.

Baca Juga: Penipuan Online Grab Toko, 980 Orang Jadi Korban

Barang bukti yang disita antara lain 75 butir obat jenis Trihexpenidyl dalam kemasan pabrik, uang hasil penjualan sekitar Rp50.000 ribu dan handphone yang diduga sebagai sarana untuk melakukan transaksi dengan pembeli.

Dari hasil interogasi penyidik, AH pun mengakui barang tersebut adalah miliknya yang akan dijual ke masyarakat.

“Dari keterangan tersangka, barang tersebut adalah miliknya yang akan diedarkan ke masyarakat. Menurutnya, obat yang ia jual dari pria berinisial F yang ada di Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon,” tandasnya.

Baca Juga: Sehari Dua Kecelakaan, Warga Minta Jl Kalijaga Diperbaiki

Mendapatkan identitas lain, penyidik langsung melakukan pengembangan ke alamat F yang merupakan pemasok obat ke AH.

Sayangnya, alamat yang diberikan oleh tersangka tidak jelas. Sehingga, upaya penangkapan terhadap F pun gagal. “F masih kita cari,” pungkas kasat narkoba. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.